‘Diet Islami’ di laman “Dakwatuna”

Judul: Diet Islami
Penulis: Yuga Pramita
Tahun: Yogyakarta, 2014
Penerbit: Pro-U Media
Tebal: 192 halaman (14 x 20 cm)
ISBN: 978-602-7820-20-3
 
***
 
Islam Agama yang Anti dengan Kegemukan
 
dakwatuna.com – Barangkali, tidak berlebihan rasanya, jika dikatakan bahwa tidak ada manusia yang tidak mendamba tubuh dan berat badan ideal.
 
Bukan tanpa alasan pernyataan ini ada. Siapa pula yang mau terjerat dalam lingkaran kegemukan, bahkan obesitas? Salah satu penyakit serius yang dinyatakan oleh Hamam Hadi dalam Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, bahwa orang yang mempunyai berat badan 40% lebih berat dari berat badan rata-rata populasi mempunyai risiko kematian 2 kali lebih besar dibanding orang dengan berat badan normal (hal 9).

Beragam dampak buruk lainnya yang ditimbulkan dari penyakit ini selain dari dampak psikologis, kesehatan, juga ekonomi adalah dampak lingkungan yang walau masih kontroversial, sebuah penelitian yang dirilis di International Journal of Epidemiology pada 19 April 2009 menyebutkan, orang gemuk berkontribusi mempercepat pemanasan global (hal 28).

Tak heran jika dewasa ini, begitu menjamur pusat-pusat kebugaran, salon kecantikan ‘plus’ dan pengobatan alternatif yang saling berlomba menawarkan berbagai cara yang cepat dan murah untuk mengatasi masalah berat badan.

Alat bantu mulai dari gelang kesehatan, korset pelangsing, juga peralatan makan seperti HAPIfork dan Mandometer juga populer di kalangan orang-orang yang resah dengan berat badannya, dan ingin mengatasi hal tersebut. Untuk mendapat hasil yang instan, obat-obatan, operasi pengeluaran lemak, akupuntur dan beragam cara dengan segala risikonya tak luput untuk ditempuh.

Islam sebagai agama sempurna yang juga sangat peduli dengan masalah kesehatan, sudah mengingatkan jika segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Termasuk kelebihan berat badan. Lalu, bagaimana pandangan Islam terhadap masalah kegemukan dan obesitas ini? Ternyata, Islam adalah agama yang sesungguhnya anti dengan kegemukan.

Untuk hal ini, Islam dengan syariatnya, menawarkan diet Islami, dengan mengedepankan rambu-rambu Islami. Selain mendapatkan tubuh ideal yang didambakan, diet islami juga memberikan kehidupan yang sehat dan keberkahan dunia akhirat, insya Allah.

Jika diet yang lain menjadikan aspek langsingnya badan sebagai tergetnya, diet Islami justru menjadikan pelaksanaan perintah Allah swt serta mengikuti sunnah Rasulullah saw, sebagai fokus perhatiannya.

Diet Islami juga tidak melihat sisi kehalalan suatu sajian semata. Tetapi juga faktor lainnya seperti, thayyib (baik serta sesuai dengan pengetahuan kekinian), haniian (enak/nikmat/lezat), dan maniian (berkhasiat). (hal 77).

Buku ini mengupas berbagai hal tentang kegemukan seperti beragam pencetus dan penyebabnya, dampak, juga solusi mengatasi kegemukan menurut pandangan Islam dengan hasil efektif dan jurus yang lebih murah, sesuai sunnah, dan berlimpah berkah. Didukung dengan banyaknya hasil-hasil penelitian kekinian yang dipaparkan menjadikan Diet Islami semakin kaya akan pengetahuan. Pada akhirnya, hidup sehat adalah pilihan yang ada pada masing-masing kita. Salam sehat dan tetap semangat!

Zulfa Rahmatina

Mahasiswi LIPIA Jakarta, pemimpi ulung yang mengaku sedang jatuh cinta pada dunia literasi saat tersadar akan kemilaunya gemintang metafora kata. Seseorang yang berharap dapat selalu berkarya hingga batas masanya



Sumber: http://www.dakwatuna.com/2015/02/04/63541/diet-islami/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter#axzz3QdNbou7X, akses tgl 04/02/2015.


Iklan